Tips Nabung Ala Emak IRT

Tips Nabung Ala Emak IRT
Sumber: Dokumen pribadi


Pernah nggak sih, Mak, merasakan mau nabung aja kok susah banget? Boro-boro nabung, untuk listrik, belanja harian, dan uang sekolah anak saja sudah mepet banget. Gimana mau nabung, dong? Uangnya cuma numpang lewat ajaaa ..., sedih deh.

Tenang, Mak. Yakinlah ada cara untuk para Emak IRT untuk bisa menabung. Nah, berikut ini saya hadirkan tipsnya untuk Emak ❤️

1. Jangan Mengabaikan The Power of Uang Recehan
Pernah banget ngerasa terbantu sama recehan 500-1000 perak itu! Soalnya, saat dikumpulkan ke dalam celengan, lama-lama jadi banyak. Dan pernah banget uang receh yang udah setoples itu dipakai saat Emak kepepet. Baru tersadarkan, "Wah, keren ya ternyata uang recehan, tuh."

2. Sisihkan uang belanja untuk di tabung
Saat nabung, nggak perlu banyak ya, Mak. Yang penting konsisten. Misalnya saja 10k, 5k atau 2k setiap harinya.Yang paling penting jangan pernah menunggu ada uang belanja yang tersisa. Nah, jadi sisihkan langsung sebagian uangnya untuk ditabung sebelum berbelanja. Kalau uang belanjanya cuma 10k? Ya, coba sisihnya 2k untuk ditabung.

3. Sisihkan Gaji Bulanan untuk Ditabung.
Begitu terima uang gajian dari suami, langsung saja Mak sisihkan atau alokasikan untuk ditabung. Tentunya dengan diskusi dulu ya dengan Pak Suami masing-masing. Walaupun 'pas-pasan', tetap usahakan bisa menabung.

4. Manfaatkan Promo Diskon dengan Baik.
Manfaatkan promo atau diskon jika memang jumlahnya cukup signifikan ya, Mak. Contohnya deterjen promo 10k harga normal 15k. Nah, boleh deh tuh kita gunakan kesempatan itu untuk membelinya.

5. Ikut Arisan
Wuiiihhhh, arisan nih. Siapa sih emak-emak yang nggak suka arisan? Arisan termasuk dalam tips, karena dengan ikut arisan, sepertinya kita mau nggak mau harus membayarnya atau menabungnya. Ya kan? Jadi, arisan itu sama dengan menabung secara konsisten. Kalau saya sukanya minta arisan dapet terakhir, jadi berasa banget pas dapet dan nggak usah bayar-bayar lagi setelahnya.
6. Jangan membeli sesuatu yang tidak diperlukan.
Antara kebutuhan dan keinginan itu berbading terbalik, Mak. Kadang Emak nggak sadar dalam membeli sesuatu yang ternyata memang tidak dibutuhkan. Jadi hati-hati, ya.

Jangan khawatir untuk tidak bisa melakukannya, ya. Tiap poin di atas, Alhamdulillah saya sudah melaksanakannya. Mungkin awalnya terasa berat, tetapi pasti bisa Emak lakukan secara bertahap dan jangan lupa komunikasikan juga dengan suami untuk rencana menabung seperti pada poin 2 dan 5.

Selamat mencoba :)

Share:

0 comments